Ilustrasi Hacker
Sebulan Ini, Maraknya Terjadinya Kebocoan Data Yang Terdapat Di Indonesia. Hal Ini Membuat Banyak Masyarakat Yang Panik Dengan Datanya Yang Bocor. Tak Banyak Yang Mengherankan KInerja Kominfo Untuk Menghadapi Kasus Kebocoran Data Yang Sedang Banyak Terjadi Di Indonesia.
Tidak Hanya 1 Ataupun 2, Namun 5 Sekaligus Data Yang Bocor Di Indonesia, Yakni 17 Juta Data Pelanggan PLN, 26 Data Pelanggan Indihome, 1,3 Miliar SIM Card, 105 Juta Data KPU, Bocornya Dokumen Rahasia Presiden Indonesia, Bahkan Aksi Doxing Pejabat Publik
Berikut Beberapa Informasi Tentang "Tsunami" Kebocoran Data Di Indonesia
1. Data 17 Juta Pelanggan PLN
Ilustrasi Hacker
Pada 20 Agustus 2022, Indonesia Dihebohkan Dengan Bocornya !7 Juta Data Pelanggan PLN Yang Berisi Informasi Tentang ID Pelanggan, Nama Dan alamat Konsumen Bahkan Besarnya Pengunaan Listrik Pelanggan. Lalu Penjual Data Tersebut Memberikan 10 Sampel Data Pelanggan PLN Untuk Menyakinkan Calon Pembeli. Namun, Juru BIcara PLN, Bapak Greorius Adi Trianto Menyebutkan Bahwa Data Yang Beredar Berikut Adalah Data Replikasi Dan Bukan Data Transaksional Aktual Dan Sudah TIdak Update
2. 26 Juta Data Pelanggan Indihome
Paket Phoenix Indihome
Sebanyak 26 Juta Data Pelanggan Indihome Bocor Meliputi Nama Dan NIK. Selain Itu, Adapula Tanggal, Keyword, Platform, Browser, URL, Google, Keywod, IP, Screen Resolution, Geo Location Dan Bahkan User Info. Namun, Lagi-Lagi Diklaim Sebagai Tidak Valid Dan Hoaks. Hal Itu DIsampaikan Oleh Senior Vice President (SVP) Corporate Communication And Investor Relation Telkom, Bapak Ahmad Reza
"Lucu juga soalnya, Telkom itu tidak pernah memberikan email address untuk pelanggan Indihome. Kami saja di Telkom alamat emailnya @telkom.co.id, tidak pernah menggunakan Telkom.net," ujarnya, dikutip dari Kompas.com, Minggu (21/8/2022).
PIhak Indhihome Pun Mengatakan, Sebanyakan 100.000 Data Yang Ada Tidak Ada Yang Cocok Dengan NIK
3. Data 1,3 MIliar SIM Card
SIM Card
Kebocoran Data Registrasi SIM Card Diklaim Berasal Dari Kominfo. Kabarnya, Data SIM Card Yang Mengalami Kebocoran Ada Sebanyak 1,3 Miliar Data, Meliputi NIK, Nomor Telepon, Nama Penyedia/Provider, Hingga Tanggal Pendaftaran
Naamun, Kominfo Membantahnya, Kebocoran Berasal Dari Server Mereka
"Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melakukan penelusuran internal. Dari penelusuran tersebut, dapat diketahui bahwa Kementerian Kominfo tidak memiliki aplikasi untuk menampung data registrasi prabayar dan pascabayar," tulis Kominfo, dikutip dari Kompas.com, 3 September 2022
Swjumlah Provider Pun Membantah Kebocoran Data SIM Card Tersebut
Berhubungan Tentang Kebocoran Data SIM Card Ini, Peneliti Siber Independen, Bapak Alif Hidayatullaah, Memastikan Data Yang Dibagikan Tersebut Valid
4. 105 Juta Data KPU
Gedung KPU RI
Pada 6 September 2022, Dilaporkan Bahwa 105 Juta Data Penduduk Yang Diduga Dari KPU RI Bocor. Data-Data Yang Bocor Meliputi Nama Lengkap, NIK, Nomor KK, Alamat, TTl, Usia, Jenis Kelamin Dan Keterangan Soal Disabilitas.
Tidak Hanya Itu, Informasi Nama Dan NomorID Provinsi, Kota, Kecamatan, Serta Nomor TPS Pun Ikut Bocor.
Lagi-Lagi Soal Itupun Dibantah, Kali Ini KPU Membantah Sumber Kebocoran Dari Mereka
“Setelah kami analisis, coding yang dilakukan dalam situs yang dimaksud bukan merupakan data yang dimiliki KPU,” ujar Koordinator Divisi Data dan Informasi KPU RI, Betty Epsilon, dikutip dari Kompas.com, Selasa (6/9/2022) malam.
5. Bocornya Dokumen Rahasia Presiden RI Dan Doxing Pejabat Publik
Bjorka Berhasil Membocorkan Dokumen Rahasia Presiden RI Dan Doxing Pejabat Publik. Melalui Breched Forums Pada 9 September 2022, Bjorka Mengklaim Memiliki Beberapa Dokumen Dalam File Terkompres Sebesar 40 MB Dengan Judul "Permohonan Dukungan Sarana Dan Prasana" "Surat Rahasia Kepada Presiden Dalam Amplop Tertutup" Dll
K\epala Skretariat Presiden (Kasetpres), Bapak Heru Budi Harto, Memastikan Bahwa Tidak Ada Satupun Dokumen Surat Menyurat Presiden Joko Widodo Yang Diretas
Tidak Sampai Situ, Bjorka Juga Melakukan Aksi Doxing Pejabat Publik Pada 10-11September 2022. Data Tersebut Meliputi Nama Lengkap, Nomor KTP, Nomor KK, Nama Ortu, Alamat Rumah, TTL, Status Agama, Riwayat Hidup, dll
Adapun Yang Menjadi Sasaran Ialah: Jhonny G Plate, Puan Maharani, Semuel Abrijani Pangarep, Luht Binsar Pandjaitan, Dan Erick Thoir
Cukup Banyaknya Kasus Kebocoran Data Di Indonesia Hanya Dalam Sebulan, Mampukah Pemerintah Indonesia Membenahi Semua Kasus Tersebut? Kita Nantikan Saja Kelanjutannya
Sur luwh bilek
BalasHapusAnjimeh 😅
HapusAnjime ,anda cocok menjadi reporter
BalasHapusAWOKWOKWOWKO, TQ BANG
Hapushaha the governments don't know how to deal with it!
BalasHapusTrue
HapusAnak meme emg beda
BalasHapusOknum penjual sedang mengetik....
BalasHapusWOI 😡
HapusReflek kanjut pristel
BalasHapusgw tuh
BalasHapus